Teknogav.com, Jakarta – Gelaran Asia IoT Busines Platform (AIBP) tahun ini fokus pada inisiatif Indonesia 4.0. Inisiatif ini mencakup Industri 4.0, Smart City dan Ekonomi Digital. Tantangan perusahaan lokal dan badan-badan layanan publik dalam menerapkan IoT dan melakukan transformasi digital juga menjadi perhatian AIBP. AIBP merupakan platform pendidikan yang bertujuan untuk menangani masalah-masalah utama yang dihadapi dalam mengadopsi teknologi IoT di kawasan ASEAN.
Acara diskusi dan pameran teknologi AIBP ini didukung juga oleh Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) dan Kementrian Perindustrian (Kemenperin). Dukungan diberikan juga oleh perusahaan-perusahaan teknologi seperti Dell Technologies, Intel, Infineon, Fujitsu, Talend dan lain-lain. Diskusi pun akan diisi oleh pembicara dari kementrian, perusahaan telekomunikasi, dan perusahaan-perusahaan yang telah menerapkan solusi IoT.
Beberapa pembicara yang hadir antara lain adalah:
- Dr. Ismail, Direktur Jenderal SDPPI, Kominfo
- Semuel Pangerapan, Direktur Jenderal APTIKA, Kominfo
- Arjanto, Direktur Jenderal ILMATE, Kemenperin
- Joddy Hernady, SVP – EGM Digital Services, Telkom
- Intan Amdams Katoppo, Chief Business Officer Indosat Ooredoo
- Martin Yates, CTO Dell Technologies
- Honesti Basyir, CEO Kimia Farma
- Benny Woenardi, Managing Director Cikarang Dry Port
- Muhammad Effendi, Direktur Operasi & Pemeliharaan MRT Jakarta
- Kaspar Sitomorang, EVP Digital, BRI
- Leroy Pinto, CEO Digital CT Corp
![]() |
Sumber: Asia IoT Business Platform Enterprise Survey |
Pada tahun 2018, 27% perusahaan menyatakan sudah mengeksplorasi solusi IoT, angka tersebut meningkat pesat dari 10% di tahun 2016. Peningkatan tersebut berkat partisipasi aktif lembaga pemerintah daerah dalam hal investasi infrastruktur, termasuk proyek Palapa Ring. Data ASEAN Enterprise Digital Transformation Survey dari AIBP menunjukkan bahwa 70% pemimpin bisnis di Indonesia puas dengan opsi konektivitas, sementara di Filipina hanya 48%.
Peran Perusahaan Telekomunikasi dalam Mendorong IoT dan Ekosistem Digital
Bersama pemerintah, perusahaan telekomunikasi seperti Telkom Indonesia dan Indosat Ooredoo berperan dalam mendorong IoT dan ekosistem digital perusahaan-perusahaan di Indonesia. Indosat Ooredoo telah aktif bekerja sama dengan berbagai universitas dan mitra-mitra lokal untuk menciptakan dan mempercepat implementasi IoT. Hal ini dilakukan dengan membangun dan menyediakan API yang akan mempermudah perusahaan lokal untuk dapat berpartisipasi melakukan pengembangan di tingkat regional dan global.![]() |
Demo perangkat IoT di booth Indosat Ooredoo |
Telkom Indonesia menyediakan berbagai business model sesuai kebutuhan, mencakup konektivitas, platform enabler atau solusi end-to-end. Business model tersebut akan disesuaikan dengan memilah kebutuhan dari industri.
“Kami menyadari pentingnya transformasi digital di Indonesia. Langkah-langkah prodaktif telah dilakukan untuk melakukan transformasi secara internal dan membantu perusahaan-perusahaan lokal mengejar transformasi digital dan proyek IoT mereka. Telkom terus berperan aktif dalam mendukung inisiatif kunci pemerintah, termasuk Indonesia 4.0, smart city dan penciptaan ekonomi digital,” ucap Joddy Hernady, SVP – EGM Digital Service Division, Telkom Indonesia.
Irza Suprapto selaku Direktur Asia IoT Business Platform mengungkapkan bahwa AIBP merupakan platform industri yang dinamis yang makin relevan di era saat ini. Pada era ini berbagai sektor bisnis membutuhkan transformasi digital, dan IoT berperan penting dalam inisiatif transformasi digital.
“Edisi ke-32 dari Asia IoT Business Platform akan menghadirkan diskusi mendalam mengenai IoT dan pameran teknologi terbaru. Perusahaan-perusahaan di Indonesia bisa terbantu dalam mengadopsi strategi transformasi digital yang tepat,” ucap Irza.