
Diskusi pada ILOC 2019 membahas isu-isu strategis dalam wacana data, cara menggunakan data untuk pengambilan keputusan atau merumuskan kebijakan. Konferensi ini diselenggarakan secara tahunan oleh Lokadata dan Beritagar.id. Penyelenggaraan acara tersebut juga sebagai hasil kerja sama dengan Kementrian PPN/Bappenas dari Kantor Staf Presiden (KSP).
Pemanfaatan solusi smart city dilakukan Qlue dengan memaksimalkan pengolahan dan analisis data. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan akuntabilitas, produktivitas, kinerja perusahaan, layanan dan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah. Biaya operasional perusahaan pun bisa dikurangi sampai 50% melalui peningkatan akuntabilitas dan produktivitas setiap pegawai.

“Selama tiga tahun terakhir, Qlue sudah menerima lebih dari 1,5 juta laporan masyarakat di 15 kota melalui aplikasi Qlue. Computer vision QlueVision mendeteksi lebih dari 5,5 juta obyek, baik orang maupun kendaraan. Lebih dari 1.500 jenis data diintegrasikan dalam Qlue Dashboard. Data-data tersebut memberi dampak positif kepada masyarakat dan perusahaan multi industri. Pada 2017 titik banjir bisa dikurangi dari 8.000 menjadi 450 titik,” ucap Rama Raditya, pendiri dan CEO Qlue.
Baca juga: Huawei Proaktif Dukung Percepatan Pengembangan Smart City di Indonesia
Qlue telah mendampingi Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat kepada pemerintah sampai 87%. Berdasarkan data Qlue, tiga masalah utama yang dihadapi masyarakat Jakarta adalah sampah liar, iklan liar dan parkir liar. Data tersebut bisa dipakai Pemprov DKI Jakarta untuk menata kota cerdas berkelanjutan dengan memvisualisasi data dan informasi penting.
Berbagai sektor juga bisa menerapkan data dan analisis yang dihasilkan dari implementasi smart city. Pada proses pemulihan pascabencana banjir Bima tahun 2016, Qlue turut membantu Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pemetaan kerusakan fasilitas umum dan kebutuhan pengungsi dilakukan relawan banjir dengan pelaporan memakai aplikasi Qlue. Proses pemulihan kota Bima pun bisa dipercepat sampai 90% dalam tiga minggu yang biasanya bisa sampai dua bulan. Kini setiap kegiatan pemulihan pascabencana pun Qlue terus mendukung BNPB.
Asia IoT Business Platform (AIBP) ke-32
![]() |
Qlue di ajang Asia IoT Business Platform ke-32 |
“Berdasarkan hasil survey kami di Indonesia dan Thailand, 78% perusahaan setuju untuk terhubung dan memakai otomatisasi, analisis data dan berbagai solusi digital lainnya dalam meningkatkan efisiensi proses dan operasional mereka. Asia IoT Business Platform ke-32 bertujuan mendiskusikan permasalahan di bidang IoT dan mendorong berbagai inisiatif dalam adopsi dan implementasi IoT. Adopsi tersebut termasuk membangun kota-kota pintar berbasis teknologi,” ucap Irza Suprapto, Direktur AIBP.
![]() |
Qlue di ajang Asia IoT Business Platform ke-32 |