Desain ASUS ROG Phone II agak mirip dengan pendahulunya, ASUS ROG Phone generasi pertama. Perbedaan yang terasa siginifikan pada ROG Phone II ini justru terlihat lebih bersih, beberapa aksen garis dan strip dikurangi. Aksen merah pada speaker atas dan bawah di panel depan hanya berupa garis lurus, berbeda dengan generasi pertama yang agak trapesium.
Tampak depan ASUS ROG Phone II dan kotaknya |
Jika di sekitar kamera ROG Phone edisi pertama ada garis-garis, maka pada ROG Phone II polos saja. Demikian juga dengan strip merah yang ada dua di ROG Phone edisi pertama, kini di ROG Phone II hanya tinggal satu saja. Kendati demikian keduanya memiliki logo ROG yang bisa menyala dengan dukungan Aura Lighting Support.
ROG Phone II memakai desain unibodi dengan ukuran yang lebih besar jika dibanding pendahulunya. Layar ROG Phone II berukuran 6,59 inci dengan dimensi 170,99 x 77,6 x 9,48 mm dan bobot 240 gram. Sedangkan ROG Phone layarnya berukuran 6 inci dengan dimensi 158,83 x 76,16 x 8,3mm dan bobot 200 gram.
Kerennya, ada tambahan mikrofon pada ROG Phone II. Jika pada edisi pertama menggunakan tiga mikrofon untuk menghilangkan noise, maka ROG Phone II pakai empat mikrofon. Keempat mikrofon tersebut ada satu di atas, satu di samping dan dua di bawah. Mikrofon di bagian samping sangat pas dipakai saat bermain game dalam orientasi lanskap.
Berbagai fitur-fitur canggih yang dirancang khusus untuk gaming dihadirkan pada smartphone ini. Beberapa di antaranya adalah Max Cooling, kapasitas baterai maksimal, layar dengan refresh rate 120 Hz, Air Trigger II, Dual Surrounding Vibration, dan Game Genie.
Unboxing ASUS ROG Phone II
unboxing ROG Phone II
Kotak ASUS ROG Phone II berbentuk kotak hitam agak bongsor dengan logo ROG berwarna merah di salah satu sudut atas. Di sudut yang bersebrangan secara diagonal, tampak tulisan ROG PHONE II berwarna merah. Lalu ada juga grafis garis-garis membentuk tulisan ROG pada diagonal yang lain.
Ketika kotak dibuka, di dalamnya ada kotak sekat berwarna hitam. Di dalam kotak itu berisi casing pelindung, buku panduan singkat dan kartu garansi. Pada salah satu sisi kotak tersebut tersemat pin ejector untuk mengeluarkan tatakan SIM dan kartu memori.
![]() |
isi kotak ASUS ROG Phone II |
Desain ROG Phone II
Panel depan ROG Phone II terasa lapang dengan layar berukuran 6,59 inci dengan posisi kamera depan agak memojok di kanan. Posisi kamera dirancang teliti sehingga pas tidak akan tertutup jari saat ingin melakukan streaming sambil main game dengan posisi lanskap. Pada bagian atas dan bawah panel depan terdapat garis speaker yang menghasilkan suara lantang menggelegar saat digunakan bermain game.panel depan ASUS ROG Phone II |
sisi kiri ASUS ROG Phone II= |
sisi bawah ASUS ROG Phone II |
sisi kanan ASUS ROG Phone II |
sisi atas ASUS ROG Phone II |
![]() |
sisi belakang ASUS ROG Phone II |
![]() |
ROG Aerocase |
Menu dan Aplikasi
ROG Phone II menggunakan sistem operasi Android 9 Pie yang dikemas dengan pilihan antarmuka Zen UI atau ROG UI. Pada home screen, di barisan paling bawah terdapat tombol navigasi virtual, yaitu back, home dan index. Di barisan atasnya terdapat lima ikon untuk telpon, SMS, Armoury, Chrome dan kamera, lalu di atasnya terdapat kolom Google Search. Di baris ke empat di sisi kiri terdapat folder aplikasi Google dan di sisi kanan terdapat Play Store. Pada bagian atas layar terdapat jam dan prakiraan cuaca.![]() |
hone screen ASUS ROG Phone II |
Pengamanan
Layaknya smartphone masa kini, metode pengamanan pada ROG Phone II ini bisa menggunakan pengenalan wajah dan sensor sidik jari. Selain itu tersedia juga fitur pengamanan dengan smart lock, pin, kata sandi dan pola. Fitur smart lock penguncian akan terbuka otomatis saat berada di kondisi tertentu, misalnya dekat dengan tubuh, tempat yang dipercaya, kecocokan suara dan dekat perangkat lain.Tersedia juga fitur Find My Device untuk melacak perangkat secara jarak jauh sekaligus mengamankan data. Sedangkan Google Play Protect akan memeriksa aplikasi dan perangkat secara rutin jika ada perilaku yang membahayakan.
Kamera dan Fotografi
Kamera belakang ASUS ROG Phone II menggunakan konfigurasi kamera ganda, sensor utamanya menggunakan Sony IMX586 dengan resolusi 48 MP. Lensa Sony tersebut menggunakan teknologi Quad Bayer dengan bukaan lensa F/1,79 dan ukuran lebar piksel 1,6 µm. Kamera kedua memiliki resolusi 13 MP dengan sudut pandang ultra lebar 125⁰ dan fitur EIS yang menjaga kestabilan gambar. Lampu flash ganda siap membantu pencahayaan untuk kamera belakang ini.Mode yang tersedia pada kamera belakang mencakup time lapse, slo-mo, motion tracking, video, photo, portrait, pano, night dan pro. Resolusi foto dapat dipilih mulai dari 7 MP sampai 12 MP, tetapi dengan rasio yang berbeda-beda. Pemotretan bisa membubuhkan stempel waktu dan watermark ASUS secara otomatis. Pada mode motion tracking, kualitas video dapat dipilih antara 4K atau FHD. Sedangkan di mode video, kualitas video mulai dari HD sampai 4K. Saat digunakan untuk merekam video dan memotret di kondisi pencahayaan kurang, hasilnya tampak tetap cemerlang.
![]() |
contoh foto dengan ROG Phone II |
contoh video hasil rekaman resolusi 1080 p dengan ROG Phone II
Bila ingin mencari informasi mengenai suatu barang dengan cara memotret, maka bisa melakukan dengan aplikasi Lens. Caranya dengan membuka aplikasi Lens dari daftar menu, karena mode ini tidak otomatis terintegrasi pada menu kamera. Kemudian foto barang yang akan dicari informasi dan harganya.
Beralih ke kamera depan, terdapat kamera 24 MP yang tak hanya sekedar untuk swafoto, tetapi juga untuk streaming saat gaming. Teknologi Quad Bayer yang memiliki kinerja sangat baik juga mendampingi kamera depan ini. Bukaan lensa pada kamera depan adalah f/2,0 dan ukuran piksel efektif adalah 1,8 µm dengan fitur EIS untuk video yang stabil. Kamera depan ini terdiri dari mode video, photo dan portrait. Resolusi foto kamera depan mulai dari 4 MP sampai 24 MP, sedangkan untuk video resolusinya mulai dari HD sampai FHD.
Kinerja Gaming
Sebagai smartphone gaming, tentu saja ketangguhannya dalam bermain game harus teruji. Ketika masuk menu Armoury ikon di home screen bawah, maka nuansa game langsung muncul. Logo ROG muncul dengan suara yang memukau. Salah satu game yang sudah tersedia pada Game Library adalah Asphalt 9. Selain menu Game Library tersedia menu konsol untuk masuk ke fitur Game Genie, Air Triggers, Fan Speed, dan System Lighting.Pengaturan tingkat ketukan pada sensor Air Trigger untuk bermain game dapat dilakukan melalui menu Button tap force leve. Posisikan smartphone secara horisontal atau lanskap, lalu tekan atau ketuk sensor di kiri atas dan klik next. Lakukan hal yang sama pada sisi kanan atas, kemudian tekan Apply. Tekan kedua sensor baik di kiri atau kanan bagian atas smartphone, lalu tekan ok.
Ketika tim Teknogav.com melakukan uji coba dengan memainkan game Asphalt 9 tampilan grafisnya tampak begitu mulus. Jalannya permainan pun diiringi dengan musik yang seru dan nuasa pertandingan balap yang terasa begitu hidup. Saat digunakan untuk bermain game, panas yang ditimbulkan tidak terlalu panas, titik yang terasa agak panas ada di kiri bawah dalam posisi lanskap.
![]() |
Game Asphalt 9 pada ROG Phone II |
![]() |
Game Asphalt 9 pada ROG Phone II |
Berikut ini informasi mengenai perangkat keras dan sistem memakai aplikasi CPU-Z.
![]() |
CPU Z ROG Phone II |
![]() |
Benchmarking dengan AnTutu |
![]() |
Benchmarking dengan GeekBench |
Sementara skor kinerja multi core adalah 1563 yang lebih tinggi dari skor Xiaomi Poco F1 dan Samsung Galaxy S8. Kedua smartphone tersebut masing-masing memakai chipset Snapdragon 845 dengan kecepatan 1,8 GHz dan Samsung Exynos 8895 dengan kecepatan clock 1,7 GHz.
Benchmarking menggunakan PC Mark menghasilkan nilai sebagai berikut.
![]() |
Benchmarking dengan PC Mark |
Sumber daya pada ROG Phone II ini mengandalkan baterai berkapasitas 6000 mAh. Baterai tersebut mampu bertahan 5,2 hari untuk memutar musik, 52 jam untuk menelpon dengan koneksi 3G, 44 jam untuk menelpon dengan koneksi 4G, 26,2 jam untuk memutar video dan 12,8 jam untuk menjelajahi internet dengan koneksi Wi-Fi.
Kesimpulan
ROG Phone II dirancang sedemikian rupa sehingga benar-benar memenuhi kebutuhan gaming, baik dari sisi desain maupun jeroan teknologinya. Desainnya pun begitu futuristic dengan logo ROG di punggung smartphone yang bisa menyala-nyala. Posisi pengendali di layar maupun pada sensor Air Trigger begitu pas disesuaikan dengan tangan. Demikian juga penempatan port USB tipe-C di sisi samping yang bisa digunakan untuk charging saat bermain game atau untuk memasang aksesori.Perancangan penempatan antena Wi-Fi di sekeliling layar di empat titik sekaligus, membuat koneksi tetap terjamin walau jari sibuk bergerak mengendalikan game. Empat titik lokasi juga ditempati oleh mikrofon untuk menghilangkan noise yang mungkin terjadi.
Ketika gamer bermain game sambil streaming, posisi kamera depan pun pas untuk menayangkan video saat bermain game. Kendati hanya berbekal sistem kamera ganda, namun kualitas fotonya tak bisa dipungkiri. Hasilnya begitu tajam bahkan saat berada dalam kondisi gelap.
Chipset yang digunakan merupakan chipset juara dari Qualcomm, yaitu Snapdragon 855+ didampingi Qualcomm Adrenon 640 yang mampu memberikan grafis mulus. Kinerja prosesor diperkuat dengan RAM yang lapang, yaitu 8 GB. Semua kinerja perangkat keras ROG Phone II sudah teruji dengan benchmarking AnTutu. Peringkat smartphone gaming ini di posisi pertama dan kedua dari daftar peringkat yang disusun AnTutu.
Kesimpulannya, ROG Phone II benar-benar smartphone gaming luar biasa dengan desain dan teknologi yang dirancang teliti untuk memenuhi kebutuhan gamer.
Spesifikasi ROG Phone II
Jaringan
|
:
|
Dual nano SIM GSM –
LTE
|
Layar
|
:
|
6.59-inch 19.5:9
(2340 by 1080) 120Hz/1ms AMOLED 10-bit HDR , display600nits outdoor readable
brightness, Delta E < 1, 111.8% DCI-P3, 107.4% NTSC, 151.7% sRGB color
gamut display, rasio kontras 500.000:1, Corning® Gorilla® 6 Glass, Filter
sinar biru untuk kenyamanan mata, Dukungan Always On, Layar sentuh kapasitif
dengan 10 titik multi-sentuh dan dukungan sentuhan dengan sarung tangan
|
OS
|
:
|
Android 9 Pie dikemas
dengan ROG UI atau ZEN UI
|
Memori
|
:
|
RAM 8 GB, media
penyimpanan UFS 3.0 128 GB
|
CPU
|
:
|
Qualcomm® Snapdragon™
855 Plus Mobile Platform 2.96GHz, prosesor delapan inti 64-bit dengan
teknologi 7nm
|
GPU
|
:
|
Qualcomm® Adreno™ 640
|
Kamera
|
:
|
Kamera belakang
utama: Sony flagship IMX586 48MP image sensor - 1/2.0” large sensor size, 0.8
µm pixel size,Quad Bayer technology - 12MP, 1.6 µm large effective pixel
size, F1.79 aperture, 26mm equivalent focal length in 35mm film camera, 6p
lens, 79° field of view, 2x1 On-chip-lens phase detection autofocus, LED
flash
Kamera belakang
kedua: 13MP, kamera ultra-lebar 125°, sudut pandang lebih lebar 200% untuk menangkap lebih banyak teman dan pemandangan dalam frame, koreksi distorsi secara Real-time, 11mm equivalent focal
length in 35mm film camera
Kamera depan: 24MP,
F2.0 aperture, 27mm equivalent focal length in 35mm film camera, 77.9° field
of view
|
Dimensi
|
:
|
170.99mm x 77.6mm x
9.48mm
|
Bobot
|
:
|
240 gram
|
Baterai
|
:
|
Baterai berkapasitas tinggi 6000mAh, dukung Quick Charge 4.0 dan PD Charging
|
Fitur
|
:
|
Built-in Speaker,
side mounted connector, USB Type-C, In-display fingerprint, Face recognition,
Accelerator, E-Compass, Gyroscope, Proximity sensor, Hall sensor, Ambient
light sensor, Ultrasonic sensors for AirTrigger II and grip press, Dual
vibrators, WLAN 802.11 ad 60 GHz, Bluetooth 5.0, Wi-Fi Direct, NFC
|
Harga
|
:
|
Rp 8.499.000 untuk konfigurasi RAM 8 GB + media penyimpanan 128 GB
|