
Teknogav.com - Gala Premier film 'Ambyar Mak Byar' persembahan BION Studios dan Universal Mediatainment digelar 23 Desember 2024 di Epicentrum XXI. Sebelumnya film ini juga sudah ditayangkan pada special screening di tiga kota, yaitu Jakarta, Bekasi dan Yogyakarta. Penonton diajak bernyanyi bersama layaknya karaoke dengan mengikuti teks lagu, bahkan bisa berjoget bersama layaknya nonton konser campursari. Para pemain dan tim pembuat film turut hadir dalam acara Gala Premier 'Ambyar Mak Byar ini.
Film 'Ambyar Mak Byar' menceritakan kisah cinta dan perjuangan Jeru dan Bethari. Penonton diajak karaoke dan berjoget sambil terhanyut dalam kisah cinta mereka. Sensasi konser campursari akan disajikan pada film tersebut.
Baca juga: Angkat Kisah Lokal dan Pop Culture, Visinema Luncurkan BION Studios
"Saya ingin mendesain cara untuk menyampaikan semangat, mimpi dan cinta yang harus diperjuangkan dengan keras kepala, Dalam memperjuangkannya harus ada lucunya. Di film ini juga ditampilkan lirik lagu, harapannya teman-teman semua bisa ikutan nyanyi," ucap Ajeng Parameswari (Produser, Chief of Business Stream & BION Studios).
![]() |
Ajeng Parameswari (Produser, Chief of Business Stream & BION Studios) |
Menurut Ajeng, berangkat dari visi visinema, storytelling bisa dari mana pun di Indonesia yang memiliki ratusan pulau dan bahasa. BION yang mengusung hyperlocal berangkat dari visi tersebut. Film Ambyar Mak Byar mengangkat campursari yang banyak dinyanyikan orang saat karaoke. Harapannya dengan mengangkat campursari dapat mengambyar mak byarkan Indonesia. Hal senada disampaikan Dedy Abdurachman Produser, Universal Mediatainment yang ingin menggabungkan konsep konser dan tayangan dalam film Ambyar Mak Byar.
![]() |
Dedy Abdurachman Produser, Universal Mediatainment |
Baca juga: Visinema Pictures Luncurkan Poster dan Trailer "Home Sweet Loan"
“Kami ingin menghadirkan sesuatu yang segar, di mana penonton tidak hanya menonton tetapi juga ikut tertawa, bernyanyi dan berjoget di bioskop. Harapannya, film ini bisa menjadi hiburan yang menghibur, menyentuh, dan merangkul semua penonton,” ucap Puguh P. S. Admaja, sutradara dan penulis skenario film Ambyar Mak Byar.
![]() |
Puguh P. S. Admaja, sutradara dan penulis skenario film Ambyar Mak Byar |
Puguh mengungkapkan bahwa campursari yang melatari film Ambyar Mak Byar menyajikan pengalaman baru. Konsep film yang digarapnya harus apik dan menarik, serta ingin mengajak penonton bergoyang bersama. Beliau ingin menciptakan semesta campursari di film. Menurutnya, tanggapan positif penonton sangat berarti, harapannya film Ambyar Mak Byar dapat terus dicintai. Cerita film tersebut membuat tertawa dan juga menangis haru. Puguh berharap film ini dapat mencapai jutaan penonton.
Baca juga: Film Home Sweet Loan Cerminkan Kegundahan Seorang Generasi Sandwich
"Banyak scene yang susah, sehingga masih banyak belajar, seperti cara ngasih salam, ngapem dan lain-lain. Harapannya film ini dapat melebarkan sayap para musisi campursari, mengasah bakat lain, nyanyi sambil akting agar tahu punya potensi di mana saja. Campursari merupakan ciri khas Indonesia, sehingga harus diangkat setinggi-tingginya. Saat nonton fil ini juga bisa karaoke karena ada teks lirik lagunya," ucap Happy Asmara, pemeran Bethari, tokoh utama film ini.
![]() |
Happy Asmara, pemeran Bethari; dan Gilga Sahid, pemeran Jeru |
Rasa senang pun diungkapkan Gilga Sahid, pemeran Jeru yang juga menjadi tokoh utama. Gilga memerankan tokoh tersebut bersama istrinya, Happy Asmara.
“Senang sekali melihat antusiasme penonton selama special screening, press screening dan gala premiere. Kami harap semangat ini terus menular hingga filmnya tayang di bioskop," ucap Gilga.
![]() |
Evan Loss, pemeran Rick |
Perasaan lega dan bersyukur juga disampaikan Ndarboy Genk yang berperan sebagai dirinya sendiri dan Evan Loss (pemeran Rick). Keduanya terharu dapat melihat film bertema campursari bisa tayang di bioskop dan menjangkau seluruh Indonesia. Film ini bagai melanjutkan warisan musik campursari yang dibangun Didi Kempot. Mereka berharap film ini dapat diterima masyarakat luas dan membawa campursari ke khalayak yang lebih besar.
Menurut Evan, karakter Rick dalam film ini berbeda dengan Evan sehari-hari, tetapi rasa emosi dengan ayahnya terasa sama.
![]() |
Erick Estrada, pemeran Novian |
"Terima kasih kepada BION dan Universal Mediatainment, karena merupakan cita-cita Didi Kempot untuk mengangkat musik campursari ke bioskop. Duku film Didi Kempot tayang sewaktu Corona, sehingga tidak bisa ditonton sambil joget-joget di bioskop," ucap Erick Estrada, pemeran Novian.
Gilga Sahid, Happy Asmara dan Evan Loss juga tampil di panggung yang berada di area Gala Premier. Mereka mengajak seluruh tamu undangan dan penggenar berjoget sambil menyanyikan lagu-lagu soundtrack film Ambyar Mak Byar.
"Lagu Jare Tresno memang dibuat begitu saja, tetapi belum kepikiran untuk film. Oom Puguh tanya, ada stok lagu tidak. Jare Tresno menceritakan kisah manusia yang selalu ingin bersama kekasihnya, tetapi nanti sama orang lain, atau Katanya Cinta. Sedangkan lagu Pangestu dibuat dengan merangkum skrip yang panjang dalam lagu berdurasi lima menit. Pada lagu tersebut ada satu kata yang dibenci istri dan diungkapkan juga dalam film. Saya bangga punya lagu yang pertama kali di belakangnya ada keterangan OST film," ucap Gilga.
Sebelumnya, film 'Ambyar Mak Byar' sudah ditayangkan di tiga kota yang tiketnya ludes dalam hitungan jam. Beberapa pemutaran film tambahan pun digelar demi memenuhi tingginya permintaan. Ndarboy Genk turut hadir pada special screening di Yogyakarta.
![]() |
Ndarboy Genk |
“Saya melihat scene terakhir dan merasakan bahwa menjadi musisi itu tidak mudah. Harapannya, teman-teman khususnya wong Jowo bisa mendukung film ini agar budaya Jawa dan syukur-syukur industri dangdut bisa berkembang dan tidak ada lagi yang mengkotak-kotakan industri musik di Indonesia,” ucap Ndarboy Genk.
Hal senada juga diungkapkan Evan Loss yang berharap film ini dapat membuat musik orang-orang Jawa makin diterima dan maju. Dia juga berharap film ini dapat dicintai penontonnya.
Roadshow Spesial Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru)
Selama liburan Nataru, film 'Ambyar Mak Byar' juga akan diputar pada roadshow di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Penyelenggaraan roadshow ini demi mendekatkan film tersebut dfengan penonton. Roadshow digelar di Cirebon, Semarang dan Solo pada 28-30 Desember 2024. Kemudian dilanjutkan ke Jawa Timur pada 3-5 Januari 2025 di Malang, Surabaya dan Kediri. Advance Ticket Sales (ATS) akan digelar pada Selasa, 24 Desember 2024 untuk jadwal penayangan sebagai berikut:
- Sabtu, 28 Desember 2024 di CSB XXI, Cirebon, studio 6 pukul 16.45 WIB
- Minggu, 29 Desember 2024 di The Park Semarang XXI, Semarang, studio 5 pukul 19.00 WIB
- Senin 30 Desember 2024 di Solo ParagonXXI, Solo, studio 4 pukul 18.45 WIB dan studio 5 pukul 19.00 WIB
"Ini seperti membawa Ambyar Mak Byar pulang kampung. Kami ingin merayakan budaya lokal di tempat asalnya, mengenang akar dari campursari, dan menyebarluaskan keindahan budayanya ke seluruh Indonesia," ucap Ajeng.