
Teknogav.com - Seiring pesatnya pertumbuhan industri retail serta makaman dan minuman, permintaan sistem Point of Sale (POS) pun terus meningkat. Sistem POS ini mencakup perangkat keras pendukung seperti printer struk. Epson pun menghadirkan seri terkini POS Printer TM-U220II Series sebagai solusi andal yang praktis untuk operasional retail di semua industri. Printer ini didukung inovasi teknologi terkini untuk memenuhi tuntutan kerja yang cepat. Fitur-fitur canggih yang disematkan pada printer ini siap meningkatkan efisiensi operasional di industri restoran dan retail.
Nilai pasar printer struk POS di tahun 2023 adalah sekitar USD4,4 miliar. Perkiraannya pasar ini akan tumbuh dengan CAGR 5,3% antara tahun 2024 sampai tahun 2025 secara global. Kemajuan sistem POS merupakan faktor kunci dalam perkembangan industri retail, serta makanan dan minuman. Kini printer modern mendukung fitur-fitur yang meningkatkan efisiensi operasional dan mendorong permintaan dari para pelaku industri. Fitur-fitur ini mencakup pencetakan cepat, konektivitas nirkabel, dan berbagai opsi pembayaran.
Baca juga: Jajaran Printer Epson TM Series Cocok untuk Retail dan F&B
Tiga Model Epson TM-U220II Series
Epson memperkenalkan tiga model printer TM-U220II Series, yang mencakup TM-U220IIA, TM-U220IIB, dan TM-U220IID. Ketiganya mengusung desain inovatif yang sudah menjadi standar industri. Kinerja andal dan hasil cetak yang cepat dan berkualitas siap disajikan oleh printer ini. Setiap model dalam seri TM-U220II memiliki fitur operasional canggih yang disesuaikan dengan berbagai kebutuhan industri yang bergerak cepat. Berikut ini adalah karakteristik dari setiap model:
- Tipe A dilengkapi pemotong otomatis untuk meningkatkan efisiensi operasional. Selain itu, tioe A juga mendukung pencetakan kertas jurnal untuk menyimpan riwayat transaksi penjualan sebagai referensi dan pelaporan.
- Tipe B juga dilengkapi pemotong otomatis untuk meningkatkan operasional.
- Tipw D merupakan printer untuk pencetakan struk dasar
Baik tipe B, maupun tipe D memiliki opsi pemasangan di dinding yang memungkinkqn meja atau konter tetap rapi dan efisien. Opsi ini dapat mengoptimalkan penggunaan ruang, khususnya di area operasional yang lebih sempit.
Baca juga: Epson Hadirkan Solusi Printer Label ColorWorks Seri C6050 & C6550
Andal dan Mudah Dipasang
Printer Epson seri TM-U220II dirancang untuk mudah dipasang. Kompatibilitasnya didukung berbagai port antarmuka seperti USB, Serial, Ethernet, dan Paralel, serta opsi Wi-Fi dongle. Lengkapnya pilihan konektivitas teesebut menawarkan keleluasaan untuk terhubung lancar dengan berbagai perangkat POS.
Daya tahan printer ini juga tinggi dengan masa pakai mekanisme cetak sampai 7,5 juta baris dan pemotong otomatis. Pada kertas dua lapis, kecepatan cetak printer sampai 6 baris per detik. Sedangkan pemotong otomatis bisa memotong sampai 800 ribu potongan. Printer seri TM-U220II juga dapat mengurangi kebutuhan perawatan dan penggantian perangkat secara berkala.
Tingkatkan Efisiensi
Penggunaan buzzer opsional OT-BZ20 juga didukung pada seri TM-U220II ini dengan koneksi melalui port Drawer Kick. Fitur Buzzer memberi tahu staf dapur ketika ada pesanan baru masuk sehingga sangat berguna ketika restoran berada di jam sibuk. Kehadiran fitur jni akan mengurangi risiko pesanan terlewat. Ini merupakan peningkatan signifikan dari seri sebelumnya, TM-U220.
Baca juga: Program Sherpa Tekankan Pentingnya Label dan Kemasan untuk Branding UMKM
“Epson sangat paham terhadap meningkatnya kebutuhan akan efisiensi dalam industri makanan, minuman, dan retail. Kami akan terus memanfaatkan keahlian kami dalam teknologi mutakhir untuk meningkatkan pengalaman pengguna di industri yang bergerak cepat ini. Printer dalam seri TM-U220II dirancang untuk bekerja di lingkungan yang penuh tekanan dengan fitur-fitur terbaru yang tidak hanya meningkatkan model sebelumnya tetapi juga memenuhi kebutuhan industri dengan cara yang lebih berkelanjutan dan efektif,” ucap Syahrizal Aprianto, Head of Product Marketing, Printer Epson Indonesia.
Seri TM-U220II ini tersedia di Indonesia mulai April 2025.